Lets make this place wilD crowded
 
IndeksLoginPendaftaranCalendarFAQAnggotaGroupPencarian

Share | 
 

 Kompas pun membahas film jiplakan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Community
Community


Male
Jumlah posting : 380
Age : 26
Location : Jakarta Utara
Job/ Hobbies : Community
Registration date : 17.01.07

PostSubyek: Kompas pun membahas film jiplakan   Thu Feb 22, 2007 9:28 pm

Baca edisi hari ini, minggu 14 jan 2007

Ada Apa dengan Film Kita...


BRE REDANA

Film ”Ekskul” yang disutradarai Nayato Fio Nuala diributkan karena musiknya sangat mirip film Korea, ”Taegukgi” (2005). Soal ”kemiripan” dengan film luar negeri, sebenarnya terjadi pada banyak film Indonesia, bukan saja pada musiknya, tetapi juga gayanya, bahkan dengan seluruh unsurnya. Sikap suka meniru ini, jangan-jangan memang melekat pada dunia perfilman Indonesia. Atau, yang terjadi di dunia film itu cermin semangat epigonis masyarakat kita?


Soal musik terlebih dahulu. Coba Anda senandungkan lagu Love Story dari film dengan judul sama, seperti ini: ”Where do I begin....” Setelah itu, senandungkan lagu dari film Pengantin Remaja (1971) yang disutradarai Wim Umboh. Dendangkan lagu dari film itu yang digarap oleh Idris Sardi: ”Romi dan Yuli....” Hayo, bagaimana kedengaran melodinya? ”Agak” mirip kan....

Belum lagi film itu secara keseluruhan. Pada masanya, film ini memang dianggap ”jiplakan” Love Story (1970) garapan sutradara Arthur Hiller. Wim Umboh sendiri, seperti dicatat oleh JB Kristanto dalam Katalog Film Indonesia 1926-1995, mengaku, ia diilhami oleh cerita Romeo and Juliet. Pengantin Remaja menerima penghargaan Golden Harvest Award, FFA 17, tahun 1971 di Taipei untuk Film Terbaik. Widyawati sebagai pemeran utama wanita menjadi Runner Up Aktris Terbaik PWI 1971- 1972.

Tulisan ini tidak hendak mempersoalkan apakah sebuah karya ”diilhami”, ”diadaptasi”, ”diterjemahkan”, ”dipengaruhi”, ”dirasuki”, ”diindonesiakan”, atau ”dicontek” dari film luar negeri. Di sini cuma akan diperlihatkan, sejumlah film yang rasa-rasanya mirip dengan film luar negeri. Mirip ini pengertiannya: kalau kita menonton film itu, tiba-tiba kita jadi teringat film lain.

Taruhlah kalau kakek kita, pada tahun 1950-an menonton film Djandjiku (1956), yang diproduksi Persari (perusahaan film ini digerakkan oleh salah satu perintis film Indonesia, yakni Djamaluddin Malik). Orang yang akrab dengan film-film India pada masa itu niscaya akan langsung mengasosiasikan Djandjiku dengan film India Vachan, yang dalam bahasa Indonesia artinya memang ”janji”.

Kembali pada buku Katalog Film Indonesia, di sini ditulis, Dalam keadaan dilanda popularitas film India, Persari mendatangkan 12 teknisi India. Jadilah film ini yang merupakan sebuah ’film India terjemahan Persari’, tulis sebuah majalah. Menurut buku itu, koran lain berkomentar, Film ini lebih tepat dinamakan film India dengan pemain Indonesia. Pemain-pemain dalam film itu adalah Rd Mochtar, Titien Sumarni, A Hadi, Awaludin, dan Tina Melinda.

Masih di masa para perintis, baik juga diingat karya Usmar Ismail, Tamu Agung (1955), yang juga diproduksi Perfini. Film ini mengambil cerita dari Nikolai Gogol. Sebelum itu, di Amerika muncul film dengan sumber cerita yang sama, yang digarap oleh sutradara Henry Koster, dengan judul The Inspector General (1949).

Dari lapisan perintis, kita masuk ke generasi berikutnya. Tahun 1961, muncul film Kasih Tak Sampai (Turino Djunaidy) produksi PT Sarinande Films. Film itu, bagi yang mengingatnya, adalah Imitation of Life (1959) dari Universal International yang disutradarai Douglas Sirk. Penokohannya mirip-mirip, yakni dua gadis remaja, satu anak majikan, satu anak pembantu, yang sebetulnya adalah saudara kembar. Dalam Imitation of Life, salah satu si remaja adalah Sandra Dee, sedangkan dalam Kasih Tak Sampai sosok itu adalah Rima Melati. Sosok pembantu dalam Imitation of Life diperankan bintang kulit hitam, Juanita Moore, dalam Kasih Tak Sampai sosok itu diperankan pesinden Sunda terkenal saat itu, Upit Sarimanah—yang kebetulan sebagai orang Sunda juga tak putih-putih amat kulitnya.

Tahun 1970-an—yang disebut sebagai booming film Indonesia— selain Pengantin Remaja, ada sejumlah film lagi yang mengingatkan pada film-film luar negeri. Sebut, misalnya Kemasukan Setan (1974), sutradara Lukman Hakim Nain, yang tentu mengingatkan orang pada The Exorcist (1973) karya sutradara William Friedkin. Kisahnya memang betul-betul mirip. Kalau dalam The Exorcist yang kemasukan setan adalah Linda Blair, dalam Kemasukan Setan yang kerasukan Dewi Rosaria Indah.

Daftar masih bisa diperpanjang di periode 1970-an, yang terus berlanjut di era-era berikutnya. Film tahun 1980, Nakalnya Anak-anak (Susilo SWD) adalah The Sound of Music (1965), Bercanda Dalam Duka (1981, sutradara Ismail Soebardjo) adalah Xiong sha/Homicides Criminal Part II (1976), dan seterusnya. Lalu, tahun 1992 ada Asmara (Adisoerya Abdy) yang mengingatkan No Small Affair (1984).

Kalau kemiripan-kemiripan itu berlangsung sampai sekarang, akhirnya kita melihat, dari urutan ”bapak” pada tahun 1950-an, dilanjutkan taruhlah ”anak” di tahun 1960-an/1970-an, lalu ”cucu” di tahun 1980-an, dan ”cicit” di era 2000-an, semuanya suka ”memirip-miripkan” filmnya dengan film asing.

Ada apa dengan film kita? Ada apa dengan bangsa kita


Sejumlah Film Indonesia yang Mirip Film Luar Negeri



Tamu Agung (1955)-The Inspector General (1949)

Djandjiku (56)-Vachan (1950-an)

Kasih Tak Sampai (1961)-Imitation of Life (1959)

7 Pahlawan (1963)-The Magnificent Seven (1960)

Pengantin Remaja (1971)-Love Story (1970)

Kemasukan Setan (1974)-The Exorcist (1973)

Kehormatan (1974)-Daag

Kawin Lari (1974)-The Glass Menagerie (1950)

Leila Majenun (1975)-West Side Story (1961)

Nakalnya Anak-anak (1980)-The Sound of Music (1965)

Bercanda dalam Duka (1981)-Xiong sha/Homicides Criminal Part II (1976)

Bila Hati Perempuan Menjerit (1981)-Lipstick (1976)

Manusia Enam Juta Dollar (1981)-The Six Million Dollar Man (1973/1974)

CHIPS dalam Kejutan (1982)-C.H.I.P.S (1977)

Pesona Natalia (1986)-Return to Eden (1986)

Asmara (1992)-No Small Affair (1984)

_________________

Affirmative


Terakhir diubah oleh tanggal Wed Feb 28, 2007 6:14 pm, total 1 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://community.editboard.com
deni
Kelasi
Kelasi


Jumlah posting : 20
Registration date : 25.01.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Fri Feb 23, 2007 5:22 pm

gila malezzzzzzzzzzz gw bacanya!!!!!1
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
erixxx
~Penyelam Cekatan
~Penyelam Cekatan


Male
Jumlah posting : 388
Age : 28
Location : jak-ut
Job/ Hobbies : calon S1 manajemen
Registration date : 20.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Fri Feb 23, 2007 9:11 pm

deni wrote:
gila malezzzzzzzzzzz gw bacanya!!!!!1

jangan gt x... lo koq gag menghrgai hsl jerih payah admin kt c????
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
erixxx
~Penyelam Cekatan
~Penyelam Cekatan


Male
Jumlah posting : 388
Age : 28
Location : jak-ut
Job/ Hobbies : calon S1 manajemen
Registration date : 20.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Fri Feb 23, 2007 9:16 pm

btw, indo mank menjijikan!!! udah byk bgt film di jeplakin..

sutradara indo memang hanya bs mengmbl ide org laen tanpa berkarya...

PIRACY is also CRIME!!!! camkan itu baek2!!! Twisted Evil Twisted Evil
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
daniel
Kapten Kabin
Kapten Kabin


Male
Jumlah posting : 55
Age : 26
Location : Karawaci, Jakarta utara?
Job/ Hobbies : Stud ENT
Registration date : 24.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Sat Feb 24, 2007 10:06 am

deni wrote:
gila malezzzzzzzzzzz gw bacanya!!!!!1
haha........ mayan lah informasi film indo..
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
4nn0nym0uz
Penyelam~ 200m
Penyelam~ 200m


Male
Jumlah posting : 236
Age : 27
Job/ Hobbies : ???
Registration date : 28.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Wed Feb 28, 2007 5:50 pm

emang lu baca erixxx
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
erixxx
~Penyelam Cekatan
~Penyelam Cekatan


Male
Jumlah posting : 388
Age : 28
Location : jak-ut
Job/ Hobbies : calon S1 manajemen
Registration date : 20.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Wed Feb 28, 2007 6:38 pm

4nn0nym0uz wrote:
emang lu baca erixxx

ini sapa c?? posting nya maksa bgt?? yah dibaca lah..

lo ndiri baca gag???
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
4nn0nym0uz
Penyelam~ 200m
Penyelam~ 200m


Male
Jumlah posting : 236
Age : 27
Job/ Hobbies : ???
Registration date : 28.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Wed Feb 28, 2007 7:26 pm

gw baca cepet doank yg soal excull
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
erixxx
~Penyelam Cekatan
~Penyelam Cekatan


Male
Jumlah posting : 388
Age : 28
Location : jak-ut
Job/ Hobbies : calon S1 manajemen
Registration date : 20.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Wed Feb 28, 2007 7:31 pm

4nn0nym0uz wrote:
gw baca cepet doank yg soal excull

SWT DEHHH!!! affraid affraid
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
4nn0nym0uz
Penyelam~ 200m
Penyelam~ 200m


Male
Jumlah posting : 236
Age : 27
Job/ Hobbies : ???
Registration date : 28.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Wed Feb 28, 2007 7:35 pm

........
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
mysterious man
~Penyelam Cekatan
~Penyelam Cekatan


Male
Jumlah posting : 350
Age : 27
Location : jakarta
Job/ Hobbies : student
Registration date : 24.02.07

PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Tue Mar 13, 2007 4:31 pm

gw sekali ntn jeruk purut aj uda males...

apalagi yg lain, udah jiplak kualitasnya rendah lg...

percuma dijiplak, ditonton jg ga ada seniny...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Kompas pun membahas film jiplakan   Today at 9:57 am

Kembali Ke Atas Go down
 
Kompas pun membahas film jiplakan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Community :: Others :: Entertainment Zone-
Navigasi: